kepada yang selalu menulis, teruskan lah menyulami hati-hati para pembaca

“Penulis sejati memang menulis dirinya. Tetapi dia juga manusia… yang punya kekuatan dan kelemahan, kebaikan dan keburukan, pada hal khalayak pastinya inginkan yang baik-baik dan indah-indah sahaja. Lalu dia terus bermujahadah… menulis kebaikan sekalipun belum sepenuh dimilikinya dan dia akan “memendamkan” kejahatan dengan penuh kesedaran bahawa dia sedang berjuang untuk membuangnya. Dia ingin menghidangkan yang terbaik tanpa menjadi seorang munafik!” (Ustaz Pahrol)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: